Sponsors Link

20 Penyebab Kanker Hati Ganas Wajib Diwaspadai

Sponsors Link

Penyebab kanker hati ternyata banyak macamnya, mulai dari hal-hal yang memang berkaitan dengan organ hati hingga hal-hal lain yang tidak secara langsung berkaitan. Kanker hati termasuk dalam penyakit yang berbahaya karena pertumbuhannya cepat dan organ yang diserang merupakan organ yang memiliki peranan penting di dalam tubuh. Kita mengenal banyak sekali jenis kanker seperti kanker kulit, kanker hati, kanker darah dan lain sebagainya. Hal ini karena sel kanker merupakan sel normal yang mengalami pembelahan. Kanker adalah sel yang berasal dari sel normal yang mengalami mutasi atau pertumbuhan abnormal yang terjadi secara berulang dan berkembang secara cepat tak terkendali sehingga menjadi sel-sel yang memiliki sifat merusak sel normal. Sel kanker ini memiliki keistimewaan dimana ia bisa membuat pembuluh darah sendiri yang diinangkan pada pembuluh darah utama untuk bisa mendapatkan pasokan makanan sendiri.

ads

Baca Juga:

Secara garis besar penyebab kanker dikelompokkan menjadi 2 yaitu; acquired dan congenital. Penyebab congenital adalah kanker yang muncul karena memang sudah sejak sebelum dilahirkan orang itu telah membawa sifat potensial mengidap kanker sejak masa dalam kandungan. Sedangkan penyebab acquired adalah berbagai jenis faktor dan penyebab yang diperoleh eseorang setelah kelahiran,bia karena lingkungan, pola hidup, makanan dan sebagainya. Kanker hati adalah jenis penyakit yang berbahaya, tidak hanya merusak organ hati dan menimbulkan masalah keehatan tapi juga dapat mengancam nyawa seseorang. Ini adalah gejala yang bisa timbul karena kanker hati :

  • Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas
  • Kehilangan selera makan
  • Merasa sangat kenyang meskipun hanya makan sedikit saja
  • Mual disertai muntah
  • Terjadi pembengkakan hati, merasa seperti ada benjolan di area bawah tulang rusuk sisi kanan
  • Pembengkakan limpa, merasa seperti ada benjolan di area bawah tulang rusuk sebelah kiri
  • Merasa sakit di daerah perut atau di dekat tulang belikat kanan
  • Bengkak karena adanya penumpukan cairan di perut
  • Menguningnya warna kulit dan putih mata (penyakit kuning)

(Baca Juga: Obat Herbal untuk Hepatitis Obat Herbal Nyeri Ulu Hati )

Padahal kita semua tahu betapa pentingnya peranan organ hati di dalam tubuh. Berikut ini adalah fungsi organ hati :

  • Menghasilkan cairan empedu yang berguna untuk memecah lemak
  • Mengatur komposisi darah yang terdiri dari potein, gula dan lemak
  • Menjaga sistem imun
  • Membuang zat-zat berbahaya yang ada dalam darah ketika melewati hati
  • Mengeluarkan fibrinogen dan protrombin untuk mencegah penggumpalan darah
  • Menawarkan dan menetralisir racun
  • Menyimpan mineral dan zat besi
  • Menyimpan vitamin yang dapat larut dalam lemak (vitamin A, D, E, K) dan vitamin B12
  • Melakukan pembentukan sel darah merah pada janin saat di dalam kandungan
  • Mengatur suhu tubuh
  • Menghasilkan protein bernama plasma
  • Menyempurnakan sel darah merah yang di bentuk sumsum tulang
  • Menyimpan zat yang diperlukan untuk penyempurnaan sel darah merah yang disebut hermatin
  • Mengeluarkan glukosa yang tersimpan ketika tubuh memerlukan
  • Mengatur sirkulasi hormon

(Baca Juga: Makanan untuk Penderita Liver Bengkak  Makanan Sehat untuk Penderita Liver)

Mengingat betapa berbahayanya penyakit kanker hati dan betapa pentingnya fungsi hati di dalam tubuh ada baiknya Anda mengenali dan memahami penyebab- penyebab kanker hati. Agar nantinya Anda bisa lebih waspada dan dapat melakukan tindakan pencegahan. Berikut adalah ulasannya:

Sponsors Link

1. Pernah Terserang Hepatitis

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang organ hati yang mengakibatkan terjadinya peradangan di organ hati. Penyakit hepatitis ada beragam, ada hepatitis A, B, C, D, E, F dan G. Meski penyebab penyakit hepatitis ada beragam yang paling sering menjadi penyebab utama adalah virus hepatitis. Virus hepatitis ada banyak, spesifik sesuai dengan jenis hepatitisnya. Aktivitas virus hepatitis yang telah menjangkit hati umumnya akan mengganggu fungsi hati dan bahkan merusak sel-sel organ hati. Ada beberapa jenis hepatitis yang cukup ganas dan tingkat infeksinya membahayakan salah satu akibat infeksinya adalah munculnya sel kanker dalam organ hati. Penyakit hepatitis B dan C digadang sebagai salah satu penyebab kanker hati.

Baca Juga:

Kanker hati yang disebabkan oleh virus hepatitis termasuk dalam kanker hati primer, karena sel-sel kanker muncul dari organ hati sendiri. Virus hepatitis yang melakukan replika dan aktivitas di dalam hati dapat membuat hati mengalami luka, pembengkakan hingga infeksi. Jika hal ini terus berlanjut maka fungsi hati akan terganggu atau bahkan mengalami gagal hati. Hati yang telah terserang hepatitis kronis akan membuka jalan bagi sel-sel abnormal seperti tumor dan kanker untuk tumbuh dan berkembang hingga akan memperburuk kesehatan penderitanya.

2. Kolesistektomi (Pengangkatan Kantung Empedu)

Banyak yang mengatakan tanpa kantung empedu hati masih bisa menjalankan tugasnya dengan baik karena kantung empedu hanyalah support system dari organ hati. Pernyataan itu tidak salah karena getah empedu sendiri diproduksi oleh organ hati, kantung empedu hanya sebagai penampung dan distributornya. Kasus yang menyebabkan kantung empedu perlu diangkat atau di kolesistektomi ada banyak, beberapa diantaranya adalah batu empedu, penyumbatan saluran empedu kronis, infeksi kantung empedu atau kanker empedu. Yang paling sering terjadi adalah karena batu empedu.

Batu empedu dapat terbentuk akibat endapan getah empedu di dalam kantung empedu atau pengerasan kolesterol dan lemak di dalam kantung empedu. Batu empedu yang telah banyak jumlahnya dan memiliki ukuran besar dapat mengganggu tugas kantung empedu bahkan ada yang menyumbat saluran empedu dari hati ke antung empedu atau dari empedu ke saluran pencernaan. Keadaan ini tentu sangat merugikan kesehatan terlebih jika sudah terjadi peradangan dan infeksi, agar tidak semakin membahayakan biasanya dilakukan pengangkatan bukan hanya batu empedu tapi sekaligus kantung empedunya. Lantas bagaimana ini bisa jadi penyebab kanker hati? Kantung empedu yang telah diangkat membuat tekanan di saluran empedu meningkat sehingga terjadi tekanan jangka panjang di organ hati yang bisa berakibat munculnya sel kanker.

3. Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Sudah bukan rahasia bahwa alkohol dapat membahayakan kesehatan. Tidak heran alkohol dinamai sebagai minuman keras. Bahkan alkohol sering jadi penyebab penyakit hepatitis. Sifat alkohol yang tidak ramah dalam tubuh manusia ini membuatnya menjadi suatu zat yang oleh sistem pencernaan manusia didefinisikan sebagai zat berbahaya yang perlu dinetralisir. Organ yang bertugas mentralisir zat berbahaya dan racun adalah hati. Jika seseorang sering mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak maka kerja organ hati akan semakin berat. Tidak menutup kemungkinan lama-kelamaan hati akan melemah dan terusak oleh alkohol. Kondisi hati yang lemah ini bisa mengakibatkan hati rawan mengalami kerusakan juga terserang virus dan bakteri. Kesempatan untuk sel kanker menyerang organ hati pun semakin besar.

Baca Juga:

4. Merokok

Di kemasan rokok selalu terdapat peringatan akan bahaya merokok, tapi anehnya masih banyak orang yang suka merokok. Padahal merokok tidak hanya membahayakan perokok aktif tapi juga para perokok pasif. Dalam rokok terdapat zat-zat yang mengandung senyawa-senyawa bersifat toxic bagi tubuh manusia. Bukan hanya untuk saluran pernafasan dan paru-paru, merokok juga dapat merusak kinerja dan kesehatan organ tubuh lainnya. Jantung dan hati juga bisa rusak akibat rokok. Racun dalam rokok membuat hati bekerja ekstra keras untuk menetralisir, sisa-sisa racun yang tertinggal dapat menyebabkan berbagai penyakit salah satunya kanker hati.

5. Organ Hati Mengalami Sirosis

Hati yang mengalami sirosis akan kedapatan memiliki jaringan parut yang kemudian mengeras. Bagian hati yang mengeras ini akan mati dan tidak berfungsi seperti koreng pada luka di kulit. Sirosis hati tidak bisa dihentikan, sirosis akan terus tumbuh dan membuat jaringan parut di organ hati semakin banyak, pengobatan umumnya dilakukan untuk menghambat prosesnya saja. Cara yang dapat ditempuh untuk mendapat kesembuhan adalah dengan mengangkat bagian hati yang terjangkit sirosis dan melakukan transplantasi hati. Sirosis bisa menjadi sebab munculnya kanker pada organ hati jika dibiarkan tanpa pengobatan. Keadaan diperparah jika keruskan awal pada organ hati yang memicu sirosis adalah virus hepatitis, konsumsi alkohol, penyakit hemokromatosis dan sebgainya.

Baca Juga:

ads

6. Mengidap Diabetes

Orang dengan penyakit diabetes memiliki resiko yang cukup tinggi untuk terserang kanker hati. Kadar insulin yang tinggi pada tubuh penderita diabetes dapat mengganggu fungsi organ hati.

7. Jenis Kelamin

Meski tidak ada keterkaitan secara biologis antara kanker hati dan jenis kelamin data menunjukkan bahwa penderita kanker hati kebanyakan adalah pria.  Berbeda dengan kanker payudara yang memang memiliki kecenderungan menyerang wanita. Kanker hati lebih banyak menyerang pria dimungkinkan karena gaya hidup pria yang cenderung cuek terhadap kesehatan dan kebersihan makanan yang dikonsumsi. Selain itu pria juga lebih banyak merokok dan jadi perokok dibandingkan wanita, konsumsi alkohol juga berpengaruh besar dalam mengundang penyakir kanker hati untuk datang.

8. Kelebihan Berat Badan (Obesitas)

Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, begitu pun dengan berat badan. Obesitas atau berat badan berlebihan bisa menjadi sumber berbagai penyakit karena kadar zat-zat dalam tubuhnya seperti kolesterol sangat tinggi, hal ini dapat memicu gangguan kesehatan. Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas memiliki kadar lemak tubuh yang tinggi. Bahkan lemak juga bisa melingupi organ-organ tubuh seperti jantung, usus, paru-paru dan hati. Tubuh yang kandungan lemanya tinggi membuat organ hati bekerja ekstra keras untuk meluruhkan lemak. Belum lagi konsumsi obat kolesterol yang biasanya dikonsumsi pengidap obesitas yang mengakibatkan kolesterol diakumulasikan di hati dan kantung empedu.

Baca Juga:

9. Lemahnya Sistem Kekebalan Tubuh

Hal yang dapat membuat manusia bertahan dari berbagai serangan penyakit, virus dan bakteri adalah sistem kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh atau imunitas yang baik akan dapat menangkal berbagai gangguan yang dapat mengganggu kesehatan. Tapi jika sistem kekebalan tubuh lemah maka penyakit akan mudah masuk dan berkembang di dalam tubuh. Olah raga teratur, konsumsi makanan bernutrisi, istirahat yang cukup akan sangat membantu menjaga sisitem kekebalan tubuh secara alami bahkan memperkuatnya. Jika sistem kekebalan tubuh dalam keadaan baik maka perlawanan terhadan virus, bakteri, parasit dan penyakit dapat diatasi dengan segera dan cepat. Terlebih untuk organ hati yang tugasnya sangat banyak dan penting, lemahnya sistem kekebalan tubuh akan sangat merugikan organ hati sehingga sel kanker dengan leluasa menyebar.

10. CT Scan dan Radiasi Sinar X

CT Scan dan radiasi sinar X banyak dimanfaatkan dalam dunia medis untuk memperkuat diagnosa yang diberikan oleh dokter. Keduanya sangat membantu dalam menunjukan lokasi dari sesuatu yang salah seperti penyakit, benda asing atau tulang yang patah. Resiko CT Scan dan radiasi sinar X menyebabkan kanker hati sebenarnya sangat kecil, masih lebih besar manfaatnya dibanding bahayanya. Kasus kanker hati disebabkan CT Scan dan Radiasi Sinar X tidak melulu dari kegiatan medis, karena prosedur dalam dunia kesehatan kedua hal ini dilakukan hanya ketika dibutuhkan dan intensitas radiasinya tidak besar.

11. Usia

Kebanyakan kanker hati menyerang orang di usia 20 – 50 tahun. Kemungkinan besar ini disebabkan di usia produktif antara 20 – 50 tahun aktivitas manusia menjadi sangat padat seperti bekerja, kuliah dan aktif melakukan berbagai kegiatan lainnya. Kesibukan ini sering membuat orang menyepelekan urusan kesehatan. Sering telat makan, makan makanan tidak sehat, kurang istirahat dan olah raga membuat kesehatan terganggu dan menjadikan tubuh mudah terserang penyakit berbahaya seperti kanker hati.

Baca Juga:

12. Terpapar Bahan Kimia

Bahan kimia dapat masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara, bisa melalui makanan dan minuman, kebiasaan konsumsi alkohol dan merokok. Selain itu juga bisa melalui radiasi zat kimia, terhirup, tertelan atau terlalu sering berurusan dengan bahan kimia dan tidak bekerja sesuai prosedur. Hal-hal ini sering menjadi muasal berbagai penyakit kanker salah satunya kanker hati.

13. Obat-Obatan Dosis Tinggi

Obat dengan dosis tinggi dan di konsumsi dalam jangka waktu yang lama dapat membahayakan organ hati dan ginjal. Tidak semua kandungan dari obat yang kita konsumsi dimanfaatkan dan diserap sempurna oleh tubuh. Ada zat-zat yang tersisa yang harus dibuang, namun sebelum memasuki tahap pembuangan harus ditawarkan dan dinetralisir oleh hati. Jika obat yang dikonsumsi banyak dan diminum setiap hari maka setiap hari pula hati harus berurusan dengan zat-zat tersebut. Lama-lama hati bisa kewalahan dan mudah terserang penyakit yang tidak main-main tingkat bahayanya seperti hepatitis dan kanker hati. Obat-obatan jenis narkotika atau obat terlarang juga bisa menjadi penyebab penyakit kanker hati, sudah jelas bahwa obat-obatan jenis ini dapat merusak kesehatan dan masa depan pecandunya.

14. Aflatoksin

Kasus kanker hati yang disebabkan oleh zat aflatoksin banyak terjadi di negara-negara dengan tingkat ekonomi dan kesejahteraan hidup yang rendah. Aflatoksin adalah zat yang terkandung dalam gandum, kacang-kacangan, kacang kedelai, kacang tanah dan jagung yang berjamur. Kanker hati timbul dari konsumsi makanan tersebut dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga:

15. Keturunan (Riwayat Kanker dari Keluarga)

Meski kanker bukan penyakit keturunan yang dibawa oleh DNA beberapa data menunjukkan bahwa kanker hati memiliki keterkaitan dengan kerabat atau garis keturunan. Bisa jadi karena memang ada hal-hal dalam garis keturunan yang menjadikan seseorang mudah terserang kanker. Atau karena gaya hidup seseorang akan cenderung sama dengan keluarga dan kerabatnya sehingga tanpa disadari kebiasaan hidupnya ada yang menjadi pemicu kanker hati.

16. Steroid Ababolic

Steroid Ababolic adalah salah satu hormon yang ada pada pria. Atlet terutama pada bidang olahraga angkat besi biasanya mengkonsumsi obat yang mengandung steroid ababolic untuk menunjang pekerjaan mereka. Tapi konsumsi dalam jangka panjang dapat mengakibatkan pembengkakan organ hati dan berlanjut menjadi kanker hati.

17. Air Sumur Mengandung Arsenik

Arsenik merupakan senyawa berbahaya yang sering di temukan di dalam air sumur. Konumsi air yang mengandung arsenik melebihi batas maksimal dalam jangka waktu yang panjang dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah kanker hati. Jika dalam keseharian Anda menggunakan air sumur lakukanlah filtrasi secara fisika dan kimia untuk mencegah senyawa arsenik mauk ke dalam tubuh.

Baca Juga:

Sponsors Link

18. Nonacoholic Fatty Liver Dease

Nanocoholic Fatty Liver Dease adalah suatu kondisi dimana pada organ hati terdapat akumulasi lemak diluar organ maupun di dalam organ. Keberadaan lemak ini mengganggu dan dapat membuat hati terhimpit sehingga kinerja hati menjadi sulit. Beberapa kasus lemak yang terus menerus terakumulasi dapat menimbulkan kanker hati.

19. Kanker di Bagian Tubuh yang Lain

Selain sel kanker yang muncul dari organ hati itu sendiri kanker hati juga dapat terjadi akibat sel kanker dari organ lain yang menyebar hingga ke organ hati. Kanker jenis ini disebut kanker hati sekunder. Kanker yang bisa menjalar ke organ hati antaranya kanker usus hallus, kanker usus besar, kanker kantung empedu, kanker paru-paru dan masih banyak lagi. Kanker yang tidak berasal dari organ hati namun pada akhirnya berhasil mencapai hati tergolong kanker kronis dengan stadium yang sudah parah.

20. Sering Begadang

Tubuh manusia memiliki jam biologis dimana pada jam tertentu tubuh akan melakukan suatu tugas penting dengan syarat kita dalam keadaan yang tertentu pula. Hati memiliki jadwalnya sendiri untuk melakukan detoks dengan syarat orang tersebut dalam keadaan tidur. Jika syarat tidak terpenuhi maka hati bisa batal melakukan tugas. Berikut adalah kegiatan di dalam tubuh yang terjadi selama jam tidur:

  • Pukul 21.00 – 23.00 : proses pengeluaran racun dalam tubuh, terjadi pada saat keadaan sudah tidur.
  • Pukul 23.00 – 01.00 : proses de-toxin pada organ hati, terjadi saat kondisi tidur.
  • Pukul 01.00 – 13.00 : proses de-toxin kantung empedu, dapat berlangsung saat pada keadaan tidur nyenyak.
  • Pukul 03.00 – 05.00 : proses de-toxin organ paru-paru.
  • Pukul 05.00 – 07.00 : proses de-toxin usus besar, dilakukan dengan buang air besar.
  • Pukul 07.00 – 09.00 : proses penyerapan gizi dari bahan makanan,dilakuakn jika sudah sarapan.

(Baca Juga: Cara Mencegah Sirosis Hati  , Cara Mencegah Hepatitis B )

Dari sini sudah jelas bahwa tidur larut malam atau begadang dapat membuat kegiatan yang harusnya dilakukan organ hati tidak terlaksana. Jika berlangsun dalam waktu yang lama tentu lakan berbahaya bagi kesehatan hati. Inilah kenapa begadang sangat tidak disarankan.

Sekarang anda sudah mengetahui penyebab- penyebab kanker hati, usahakan untuk menghindari semaksimal mungkin agar organ hati anda tetap terjaga kesehatannya. Kesehatan adalah hal yang sangat berharga dan mahal harganya. Kita tidak memiliki spare part untuk kesehatan. Jika kesehatan hati terganggu karena kanker hati maka berbagai cara harus ditempuh untuk sembuh. Bahkan beberapa hal mungkin harus dikorbankan. Selagi kesehatan itu masih menjadi milik Anda jagalah dengan baik, pahami setiap penyebab dan hindarilah setiap penyebab dari penyakit kanker hati agar Anda dan keluarga selalu dalam kesehatan dan kebahagiaan. Kesadaran akan pentingnya menjaga diri dari penyakit ini ada pada pikiran masing-masing, jadi biasakan pola hidup yang sehat mulai dari sekarang.

, , ,
Oleh :
Kategori : Kanker Hati