Sponsors Link

8 Bahaya Radang Hati yang Mematikan

Sponsors Link

Radang hati dapat dikatakan sebagai gejala yang umum ditemukan dalam setiap penyakit yang melibatkan organ hati. Radang hati sendiri bukanlah suatu kondisi yang dapat diremehkan karena selalu membawa gejala yang tidak ringanbagi tubuh. Kehilangan berat badan dan selera makan menjadi salah satu tanda bahwa seseorang sedang terjangkit radang hati.

ads

Selain itu radang hati tentu akan mengganggu fungsi hati dalam mendukung organ-organ pencernaan melakukan proses dekomposisi makanan. Akibatnya asupan nutrisi terganggu dan metabolisme tubuh yang tidak berjalan lancar dapat menghambat regenerasi sel baru untuk memulai proses perbaikan di dalam organ.

Bagaimana keberhasilan kita untuk bisa mencari penanganan radang hati dengan baik bisa jadi sangat tergantung dengan bagaimana kita memahami gejala fungsi hati terganggu. Selain itu dengan mengetahui secara benar penyebab-penyebab radang hati bisa membantu kita lebih peka terhadap kesehatan hati

Berikut adalah bahaya-bahaya yang mungkin timbul dari kondisi radang hati pada tubuh manusia meliputi

1. Kelelahan ekstrem

Bagi usia produktif, kelelahan adalah fenomena yang biasa dihadapi dikala jadwal padat dan ritme hidup yang tinggi menguras energi yang luar biasa banyak. Kesehatan organ hati sangat menentukan tingkat ketahanan seseorang dalam menjalani ritme tinggi tersebut. Organ hati yang terkena radang akan menganggu metabolisme enzim yang dipergunakan untuk memecah kandungan makanan menjadi energi.

Ketika hati gagal memecah makanan menjadi glikogen sebagai sumber tenaga maka aliran energi pada otak dan otot akan berkurang, dampaknya akan menyebabkan kelelahan ekstrem. Kelelahan dalam tingkat ekstrem tentu akan sangat mengganggu produktivitas dan dapat mempengaruhi kondisi psikologis seseorang.

2. Kebingungan ( Encephalophaty)

Radang pada hati adalah salah satu ciri yang menyertai penyakit Hepar Encephalophaty atau perubahan fungsi otak akibat meningkatnya amonia sebagai salah satu hasil ekskresi yang gagal dieliminasi. Hati yang terkena radang berarti fungsinya akan berkurang, salah satunya adalah enzim yang ditujukan untuk mengekskresi sisa-sisa metabolisme kimiawi dalam tubuh.

Akibatnya banyak zat-zat kimiawi yang kembali masuk ke dalam aliran darah menuju otak dan mengganggu fungsi sel-sel otak. Penderita radang hati dapat mengalami gangguan fungsi otak, salah satunya adalah kebingungan baik dalam mengingat maupun dalam melakukan kegiatan non memorik seperti refleks untuk memegang sendok ketika makan.

Kebingungan juga dapat meliputi ingatan memori panjang terkait alamat rumah, barang yang dipakai sehari-hari, dan bahkan nama dan identifikasi fisik terhadap kerabat.Apabila kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan akan dapat mendorong penderita terkena Alzheimer yang dapat menyebabkan pikun. Gejala ini merupakan salah satu bahaya radang hati yang agak ringan dibandingkan gejala lainnya.

Sponsors Link

3. Muntah Darah

Salah satu bahaya radang hati  yang cukup lazim adalah dapat menyebabkan muntah darah bagi penderitanya. Hal ini dikarenakan radang hati menyebabkan pembengkakan pembuluh darah yang melewati organ hati dan sekelilingnya. Pembengkakan pembuluh darah ini lama-kelamaan akan mengakibatkan varises. Varises ini tidak hanya mengenai organ hati, lambung sebagai organ pencernaan dapat mengalami varises sebagai komplikasi dari tersumbatnya pembuluh darah di dalam hati.

Akibatnya lama kelamaan pembuluh darah akan pecah, kondisi ini yang menyebabkan muntah darah. Muntah darah dalam jumlah yang besar dapat mengurangi kemampunan transportasi oksigen, akibatnya tubuh akan mengalami shock dan dapat berakibat fatal

4. Munculnya Fibrosis

Fibrosis adalah munculnya jaringan ikat yang menggantikan jaringan sehat yang rusak akibat radang pada hati. Fibrosis merupakan asal mula munculnya sirosis pada hati, karena akumulasi jaringan ikat pada hati yang radang ini akan mememenuhi seluruh bagian hati. Tentu saja munculnya  Fibrosis Hati dalam jumlah masif ini akan mengganggu fungsi hati secara lebih lanjut seperti misalnya muncul jaundice atau penyakit kuning pada kulit akibat produksi bilirubin yang berlebihan.

ads

5. Terbentuknya Sirosis

Kelanjutan dari menumpuknya fibrosis yang meradang adalah munculnya sirosis. Sirosis adalah penyakit pada hati yang diakibatkan rusaknya jaringan sehat pada hati yang digantikan oleh jaringan parut. Sirosis adalah penyakit pada hati yang tidak bisa disembuhkan, berbagai pengobatan yang disarankan oleh dokter hanya dapat dimaksudkan untuk memperlambat penurunan fungsi dari hati itu sendiri. Pasien bisa mencoba berbagai alternatif pengobatan gangguan hati melalui artikel ini obat gangguan fungsi hati .

6. Kanker hati

Kanker hati merupakan penyakit paling berat hasil dari metamorfosis radang pada hati yang tidak ditangani. Kanker hati selalu bermuara dari radang hati yang berkembang menjadi fibrosis lalu sirosis. Kanker hati hanya dapat dihilangkan dengan tindakan medis seperti ablasi hepatocellullar circanoma serta hepatoblastoma.

Mencegah kanker hati dengan menangani radang hati lebih baik karena kanker hati merupakan penyebab kematian dari segala jenis kanker tertinggi nomor dua di dunia. Selain radang hati, kanker juga memiliki banyak penyebab lain yang memiliki tingkat keganasan tertinggi. (Artikel Lain: Cara Penanggulangan Kanker Hati)

Namun kanker hati dapat dicegah dengan mencoba makanan-makanan seperti buah untuk mencegah kanker  ataupun dengan mencoba anjuran-anjuran gaya hidup sehat untuk menghindari kanker hati.

7. Gangguan Pencernaan

Wilayah pencernaan selalu bersinggungan dengan bahaya radang hati yang mengintai penderitannya. Radang hati yang tidak ditangani dengan benar akan menyebabkan edema atau penumpukan cairan pada perut atau abdomen. Penumpukan cairan ini akan mengakibatkan gangguan fungsi pencernaan terutama lambung. Lambung yang tertekan oleh cairan edema ini akan mengalirkan makanan kembali menuju kerongkongan sehingga mengakibatkan mual dan muntah bagi penderitanya.

8. Gangguan ginjal

Kelainan pada hormon diuretik juga menjadi salah satu bahaya radang hati yang harus diperhatikan. Tekanan darah yang berubah abnormal akibat adanya radang pada hati dapat mengakibatkan hormon diuretik mengalami gangguan. Salah satu efek dari terganggunya hormon diuretik ini adalah air seni yang berubah menjadi pekat. Air seni yang berubah menjadi pekat dapat mengganggu urethra sehingga dapat menyebabkan komplikasi seperti radang atau nanah pada saluran kencing.

Bahaya radang hati memang tidak bisa dianggap remeh. Meskipun organ hati adalah organ yang paling tangguh dalam tubuh manusia, namun gaya hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit dalam hati. Mencegah penyakit lebih baik daripada mengobatinya, setidaknya dengan mengetahui beberapa tanda-tanda bahwa fungsi hati sedang terganggu dapat memberi sinyal untuk segera mencari penanganan dari tenaga ahli.

, , , , , ,